Rincian Modal Usaha Fotocopy dan Alat Tulis Kantor (ATK)

Rincian Modal Usaha Fotocopy dan Alat Tulis Kantor (ATK) – Fotocopy masih menjadi kebutuhan masyarakat hingga saat ini.

Terutama untuk kalangan pelajar atau pekerja kantoran yang membutuhkan tempat fotocopy untuk sekedar menggandakan salinan dokumen, print dokumen, laminating, menjilid dokumen, dsb.

Jika tempat fotokopi dilengkapi dengan menyediakan kebutuhan alat tulis kantor (ATK), maka akan semakin menarik minat masyarakat.

Sehingga bisa dikatakan untuk Anda yang bingung ingin membuka usaha apa, bisnis fotocopy dan ATK bisa menjadi pilihan yang patut untuk dipertimbangkan.

Usaha fotokopi dan ATK jika dijalankan di tempat yang strategis akan banyak konsumen yang bisa dijaring, seperti dekat dengan kampus, sekolahan, kantor pelayanan masyarakat, dsb. Dengan adanya alat tulis kantor juga akan memudahkan pelajar untuk memenuhi kebutuhan alat tulis kantor yang habis sewaktu-waktu.

Terlebih saat menjelang tahun ajaran baru, alat tulis kantor menjadi kebutuhan yang banyak dicari oleh pelajar.

Namun di hari biasa pun tetap potensial untuk menjaring konsumen untuk membeli. Dan Anda juga tidak perlu khawatir karena pengaruh jaman yang serba digital.

Karena kebutuhan alat tulis kantor masih diperlukan banyak orang untuk menunjang kegiatan.

Selain tempat yang strategis, bisnis ini bisa berjalan lancar jika Anda sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.

Mulai dari produk, tempat, strategi pemasaran dan promosi, modal, dan pastinya action untuk memulai. Untuk produk ATK dan layanan jasa fotocopy, Anda harus melakukan survei terlebih dahulu agar mengetahui kebutuhan pasar saat ini.

Terutama untuk produk ATK yang dijual. Cari tahu ATK apa saja yang dibutuhkan oleh konsumen kebanyakan. Buatlah daftar produk yang ingin dijual dan carilah tempat kulakan yang memberikan kualitas bagus namun dengan harga yang lebih terjangkau.

Untuk masalah modal, Anda bisa membuat rinciannya terlebih dahulu agar bisa mengetahui total dana yang dibutuhkan untuk memulai usaha ini.

Beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi untuk memulai usaha fotocopy dan ATK, seperti yang utama tentu saja mesin fotocopy, alat pemotong kertas, alat laminating, belanja ATK yang dijual, lemari etalase, dan kebutuhan lain-lainnya lagi.

Jika dijabarkan dengan nominal tertentu, maka bisa kita rinci sebagai berikut:

  1. Mesin fotocopy = Rp 13.000.000,-
  2. Alat pemotong kertas = Rp 1.000.000,-
  3. Alat laminating = Rp 2.000.000,-
  4. ATK yang dijual = Rp 10.000.000,-
  5. Biaya lain-lain = Rp 5.000.000,-
  6. Lemari etalase = Rp 2.000.000,-

Total modal yang dibutuhkan Rp 32.000.000,-

Selain itu Anda juga harus memperhitungkan untuk biaya operasional nantinya. Yang mana meliputi, biaya sewa tempat, gaji karyawan, kertas fotocopy, biaya listrik, spare part, tinta/toner untuk fotocopy, dsb. Jika dibuat perincian sebagai berikut.

  1. Biaya bulanan (sewa tempat, listrik)= Rp 1.500.000,-
  2. Biaya gaji karyawan = Rp 1.500.000,-
  3. Biaya kertas = Rp 2.000.000,-
  4. Biaya tinta/toner = Rp 200.000,-
  5. Biaya lain-lain = Rp 500.000,-

Total biaya operasional yang dibutuhkan adalah Rp 4.200.00,-

Rincian tersebut hanya sebagai perkiraan sementara saja. Karena bisa saja kurang dari jumlah itu atau bahkan lebih.

Anda bisa melakukan survei terlebih dahulu untuk kebutuhan modal usaha dan biaya operasional yang dibutuhkan.

Untuk kebutuhan alat, Anda bisa mencari produk dengan kualitas yang terjamin namun dengan melakukan perbandingan harga terlebih dahulu.

Sehingga nantinya Anda bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau. Jika semua sudah siap untuk urusan produk, tempat, modal, dan strategi pemasarannya maka langkah terakhir yang tidak perlu ditunda-tunda lagi adalah action.

Anda bisa mulai menjalankan usaha dengan tekun dan selingi dengan melakukan promosi agar tempat Anda diminati konsumen.

Baca Juga : 11 Ide Bisnis Ibu Rumah Tangga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *