Pengertian dan Cara Kerja Mesin Pencari (Search Engine)

Pengertian dan Cara Kerja Mesin Pencari – Mesin pencari merupakan hal vital para pengguna smartphone, bahkan setiap hari pengguna internet berpusat dari mesin pencari.

Perlu kita ketahui bahwa mesin pencari (Search engine) merupakan program untuk mencari dokumen berdasarkan kata kunci dan memunculkan daftar dokumen tersebut apabila kata kunci yang dimaksud ditemukan.

Pengertian dan Cara Kerja Mesin Pencari (Search Engine)

Pengertian dan Cara Kerja Mesin Pencari (Search Engine)

Sebuah mesin pencari pada dasarnya seperti “penunjuk jalan” untuk menemukan informasi atau data dokumen yang kita butuhkan dengan lebih mudah dan cepat.

Hampir semua aplikasi komputer dan sejenisnya memiliki program mesin pencari. Mesin pencari akan bekerja jika memiliki database yang dibuat sebelumnya.

Cara kerja mesin pencari adalah dengan memasukkan kata kunci pada kolom pencarian kemudian mesin pencari akan bekerja sesuai program untuk melakukan pencarian di database serta menampilkan hasil akurat yang memuat kata kunci tersebut dari database yang ada. Jika pada database tidak ada kecocokan dengan kata kunci maka hasil tidak ditampilkan.

Sedikit berbeda dengan situs mesin pencari atau situs mesin penelusuran seperti Google, Yahoo, Bing, Ask dan sebagainya.

Biasanya, situs mesin pencari akan bekerja dengan mengirimkan sebuah program robot (bot) atau istilahnya laba-laba (spider) untuk menjemput dokumen-dokumen pada semua situs di internet sebanyak mungkin.

Kemudian, program lain yang disebut indexer, membaca dokumen-dokumen tersebut dan menciptakan indeks berdasarkan kata-kata yang terkandung dalam setiap dokumen.

Cara Kerja Mesin Pencari

Fakta membuktikan bahwa sebagian besar orang hanya menggunakan fasilitas smartphone tanpa mengetahui bagaimana cara kerjanya.

Untuk memperjelas bagaimana cara mesin pencari bekerja dalam menghasilkan hasil pencarian sesuai dengan kata kunci yang dimasukkan, maka pada bagian ini saya akan mencoba menjelaskan kepada anda bagimana cara kerja mesin pencari secara umum.

Sebenarnya proses sebelum sebuah halaman website tampil dalam hasil pencarian melewati beberapa tahapan yang membuat mesin pencari menampilkan halaman web tersebut dalam hasil pencariannya.

Di awal siklus, anda akan diharuskan untuk mendaftarkan website anda ke salah satu atau beberapa mesin pencari yang anda inginkan.

Dari proses pendaftaran ini akan menghasilkan sebuah kode verifikasi yang menandakan kepemilikan dari halaman website. Anda diwajibkan untuk meletakkan bait kode verifikasi mesin pencari pada bagian-bagian tertentu sesuai dengan jenis kode verifikasi yang anda pilih.

Setelah proses verifikasi sukses, anda akan melakukan beberapa konfigurasi pada halaman Web Master Tools dari setiap mesin pencari tempat anda mendaftarkan website. Yang terpenting dalam bagian ini adalah, anda melakukan pengiringan sitemap atau peta situs ke web master tools.

Sitemap akan membantu mesin pencari dalam melakukan index dari halaman website anda. Jadi pastikan anda telah mengirimkan sitemap pada web master tools mesin pencari anda. (Baca Juga : Cara Membuat Sitemap Pada Blog)

Setelah beberapa tahapan di atas, saat inilah mesin pencari mulai bekerja dalam melakukan index dan perengkingan.

Dengan bantuan sitemap, bot mesin pencari dapat mulai merayapi setiap halaman yang ada pada sitemap. Proses perayapan ini adalah proses pencatatan data konten dari sebuah halaman website yang kemudian dicatat dalam database milik mesin pencari.

Jika halaman website anda telah ter-index maka halaman website anda secara otomatis sudah terdaftar ke direktori mesin pencari.

Dengan hal ini, website anda akan dilakukan perengkingan berdasarkan algoritma yang dimiliki oleh masing-masing mesin pencari. Proses perengkingan ini akan menilai seberapa sesuai sebuah halaman website untuk sebuah kata kunci yang dicari oleh pengguna internet.

Dalam hal ini banyak faktor yang mempengaruhi posisi rengking website dalam hasil pencarian. Proses perengkingan mesin pencari sangat dinamis, akan berubah setiap saat sesuai dengan algoritma yang diterapkan dan sesuai dengan faktor internal website dan faktor eksternal website.

Dengan semakin beragamnya data, maka mesin pencari dapat menampilkan informasi yang relefan melalui sebuah algoritma.

Karena banyaknya data yang ada, maka mesin pencari melakukan perengkingan untuk menampilkan data yang paling relefan dengan kata kunci.

Demikian artikel tentang pengertian dan cara kerja mesin pencari, semoga dapat membantu anda dan memperluas wawasan anda tentang mekanisme kerja mesin pencari atau (Search Engine).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *