3 Jenis Tanaman Hias yang Bisa Dijadikan Bisnis

Jenis Tanaman Hias Untuk Bisnis – Saat ini celah sekecil apapun bisa diambil peluang untuk membuat suatu usaha jika cukup jeli melihatnya.

Salah satu yang bisa kita ambil peluang #bisnis adalah tanaman hias. Jika Anda memiliki hobi menanam dan merawat tanaman hias, maka sayang sekali jika tidak kita ambil peluang untuk membuat usaha.

3 Jenis Tanaman Hias yang Bisa Dijadikan Bisnis

3 Jenis Tanaman Hias yang Bisa Dijadikan Bisnis

Dari yang semula Anda perlu mengeluarkan sejumlah uang untuk menambah koleksi tanaman hias, beralih menjadi menghasilkan uang dari kegiatan yang Anda senangi.

Untuk bisa menjalankan usaha ini, Anda tidak perlu modal yang terlalu besar. Namun yang pasti diperlukan ketekunan, kesabaran, dan ketelatenan untuk menggelutinya.

Agar semakin matang usaha yang dijalankan, Anda harus mengetahui seluk beluk bisnis tanaman hias terlebih dahulu.

Membuat suatu usaha tentunya harus melihat prospek ke depannya. Dan perlu diketahui, prospek bisnis tanaman hias bisa dibilang tidak pernah sepi konsumen.

Karena dari waktu ke waktu semakin banyak masyarakat yang berminat untuk menggunakan tanaman hias untuk keperluan estetika.

Dan konsumen tanaman hias juga tidak terbatas untuk kalangan ibu rumah tangga saja, namun juga untuk pengusaha rumahan, pendekor ruangan, dan masih banyak lagi.

Untuk memulai bisnis tanaman hias, Anda perlu memperhatikan beberapa point penting, seperti pengetahuan tentang tanaman hias, pemilihan lokasi yang strategis, media tanaman hias, dan juga pemilihan jenis tanaman hias yang memiliki prospek bisnis bagus.

Untuk pemilihan jenis tanaman hias, sebaiknya pilih jenis yang memiliki harga jual stabil dan tidak musiman saja.

Adapun jenis tanaman hias yang bisa dijadikan bisnis, antara lain sebagai berikut:

1). Tanaman hias dari jenis bunga-bungaan

Berbagai jenis bunga cantik masih banyak diminati oleh konsumen dan tak pernah lekang oleh waktu.

Karena bunga-bunga cantik banyak digunakan oleh untuk membuat rumah terlihat lebih indah, menjadi bagian dari dekorasi ruangan, melengkapi acara-acara penting, seperti pesta pernikahan, ulang tahun, wisuda, dan masih banyak lagi.

Jenis bunga-bungaan yang memiliki prospek bagus, diantaranya ada bunga mawar, melati, matahari, krisan, dan masih banyak lagi-lagi.

2). Tanaman hias mini

Beberapa tanaman mini saat ini bisa memiliki prospek bisnis yang bagus. Sebut saja ada kaktus dan succulent.

Kaktus mini saat ini bisa digunakan untuk hiasan dalam ruangan karena mudah dalam perawatannya.

Fungsinya sebagai pembersih udara dan anti radiasi cocok ditaruh di meja kerja.

Dengan ukurannya yang mungil tidak akan memakan banyak tempat. Selain itu, saat ini banyak juga konsumen yang menggunakan kaktus mini sebagai souvenir pernikahan atau kado untuk momen tertentu.

Perawatannya yang mudah membuat kaktus atau succulent cocok untuk memulai bisnis tanaman hias.

Dan menariknya lagi, untuk memulai bisnis ini Anda tidak perlu mengeluarkan modal yang begitu besar.

3). Tanaman bonsai

Hingga saat ini bonsai masih menjadi primadona di kalangan pecinta tanaman hias. Anda bisa mengambil peluang ini untuk dijadikan ladang bisnis.

Bonsai sendiri merupakan bentuk tanaman kerdil dari tanaman sesungguhnya yang tumbuh di alam.

Bonsai umumnya ditanam di pot-pot dangkal. Rata-rata harga bonsai sangat mahal, karena dari segi perawatan dan pembentukan tanaman bonsai yang terbilang cukup lama.

Beberapa tanaman hias yang bisa dibonsai, seperti sakura, pinus, azalea, bambu, dan masih banyak lagi.

Untuk Anda yang suka berkebun, bisnis tanaman hias patut untuk dicoba. Kapan lagi hobi yang Anda tekuni berbuah menjadi pundi-pundi uang?.

Bisnis ini juga lebih fleksibel dan tidak begitu menyita waktu. Anda bisa mengerjakannya di sela-sela kegiatan Anda sebagai ibu rumah tangga, pekerja kantoran, atau sebagai mahasiswa. Untuk cara pemasarannya Anda bisa melakukannya secara online dan offline agar lebih optimal.

Untuk pemasaran secara online Anda bisa memanfaatkan media sosial atau media chat online, seperti WhatsApp dan BBM.

Baca Juga : 6 Tips dan Cara Membuka Les Pelajaran Privat dengan Modal Kecil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *