6 Tips dan Cara Membuka Les Pelajaran Privat dengan Modal Kecil

Cara Membuka Les Pelajaran Privat – Orang tua pasti mengharapkan putra/putri mereka bisa berprestasi di sekolah.

Salah satu upaya yang ditempuh yaitu dengan mengikutkan anak untuk les pada bimbingan belajar atau les privat di rumah.

Cara Membuka Les Pelajaran Privat

Cara Membuka Les Pelajaran Privat

Hal ini karena beberapa orang tua memiliki keterbatasan waktu untuk mengajari putra/putri mereka secara langsung.

Selain itu juga dikarenakan banyak hal, seperti kurang sabar jika mengajari anak-anak mereka, kurang menguasai materi pelajaran anak sekolah yang semakin kompleks, dsb.

Sehingga orang tua lebih memilih untuk menyerahkan putra-putri mereka untuk diajari oleh orang lain yang lebih kompeten.

Les privat umumnya menjadi pilihan beberapa orang tua untuk membantu putra/putri mereka belajar.

Alasannya agar pengajar hanya fokus pada putra/putri mereka. Selain itu, anak tidak perlu bolak-balik ke tempat les karena bimbingan pelajaran bisa dilakukan di rumah.

Jika Anda memiliki kemampuan mengajar, maka Anda bisa memanfaatkan peluang tersebut untuk membuat suatu usaha.

Anda bisa membuat les pelajaran privat untuk anak SD, SMP, atau SMA. Tak perlu yang bermodal besar, Anda bisa memulai dengan modal seadanya dulu. Adapun tips-tipsnya, bisa disimak yang berikut ini:

1). Menentukan pangsa pasar.

Sebelum Anda merealisasikan tujuan Anda untuk membuka usaha les pelajaran privat, sebaiknya tentukan terlebih dahulu target konsumen yang ingin Anda kelola.

Misalnya jika Anda menguasai pelajaran anak SD, maka sebaiknya membuka les pelajaran untuk anak SD.

Kemudian jika Anda hanya menguasai pelajaran Fisika dan Matematika SMA, maka Anda bisa membuka usaha les pelajaran sesuai dengan mapel yang Anda kuasai.

2). Menyusun bahan ajar sesuai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.

Setelah mengetahui target pasar yang ingin Anda tuju, maka selanjutnya persiapkan bahan ajar untuk anak didik Anda nanti.

Bisa berupa paket belajar yang berisi kumpulan soal-soal pelajaran atau materi lengkap yang sudah Anda rangkum.

Dalam penyusunan ini, Anda bisa menyesuaikan dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.

3). Menentukan tempat dan waktu mengajar.

Buatlah waktu pertemuan dan durasi mengajar yang sesuai. Misalnya saja dalam satu minggu 3x pertemuan dengan durasi per harinya 1,5 jam agar anak tidak bosan.

Untuk penentuan waktu belajarnya, akan lebih baik lagi jika Anda mengikuti dengan jadwal anak yang bersangkutan.

Untuk tempat belajar, Anda bisa memberikan dua alternatif pilihan, yaitu di rumah Anda atau di rumah anak didik yang bersangkutan.

Jika rumah Anda menjadi pilihan anak tersebut, maka Anda harus sudah menyiapkan tempat belajar yang nyaman.

Anda bisa memanfaatkan ruang tamu atau teras rumah untuk menciptakan tempat belajar yang nyaman dan menyenangkan.

4). Menentukan biaya les privat.

Karena Anda baru memulai, sebaiknya jangan mematok tarif les privat yang tinggi. Gunakan patokan harga standarnya saja, yaitu antara Rp 25.000,- hingga Rp 50.000,- untuk setiap pertemuan.

5). Mengajak teman dengan spesialisasi pelajaran yang berbeda untuk bergabung.

Les privat yang menawarkan spesialisasi pembelajaran untuk berbagai mata pelajaran akan lebih menarik minat pelanggan dibandingkan dengan yang hanya menguasai satu atau dua mata pelajaran saja.

Karena itu berarti orang tua hanya perlu mendaftarkan anak mereka ke satu tempat les saja untuk bisa belajar berbagai mata pelajaran.

Untuk itu, Anda bisa mengajak teman atau saudara yang memiliki spesialisasi mengajar untuk mata pelajaran lain untuk bergabung. Sehingga tempat les Anda akan banyak dilirik oleh pelanggan.

6). Melakukan promosi.

Agar usaha Anda bisa dikenal oleh masyarakat, Anda perlu melakukan promosi. Anda bisa melakukan promosi di sekitar lingkungan rumah, sekolah-sekolah, dsb. Cara mudah promosi yang bisa Anda lakukan adalah dari mulut ke mulut.

Untuk itu minta teman, saudara, ataupun tetangga untuk mempromosikan tempat les Anda pada kenalan mereka yang memiliki anak-anak yang masih sekolah.

Anda juga bisa memanfaatkan media sosial agar usaha Anda semakin dikenal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *